Informasi dasar kulit:
Togo merupakan kulit asli untuk sapi jantan muda yang memiliki garis-garis tidak beraturan menyerupai leci dikarenakan tingkat kekompakan kulit yang berbeda-beda pada setiap bagiannya.
Kulit TC disamak dari banteng dewasa dan memiliki tekstur mirip leci yang relatif seragam dan tidak beraturan.
Secara visual:
1. "Kotak satuan" pola Togo lebih kecil dan lebih tiga dimensi daripada "kotak satuan" pola TC. Oleh karena itu, secara visual, serat Togo relatif halus dan indah, sementara serat TC lebih kasar dan tegas; garis Togo lebih menonjol, sementara garis TC relatif datar.
2. Meskipun permukaan keduanya memiliki kilap permukaan kabut, kilap permukaan TC lebih kuat dan lebih halus; efek kilap permukaan kabut Togo lebih kuat.
3. Muncul warna serupa (misalnya coklat keemasan) Warna kulit Togo sedikit lebih terang, warna kulit TC sedikit lebih gelap.
4. Bekas luka di leher mungkin muncul di beberapa bagian kulit Togo, tanpa TC. Taktil: kedua bahan kulit ini memiliki fleksibilitas dan ketahanan yang kuat, tidak mudah kusut atau berubah bentuk, terasa lembut dan tebal, dan tekstur permukaan kulit yang jernih saat disentuh, serta dapat memberikan tekanan dan penyembuhan.
1.TC karena seratnya lebih rata dibanding Togo, jadi sentuhannya lebih halus dan lembut; "sentuhan seperti bintik" permukaan Togo lebih jelas, gesekannya lebih kuat, terasa sedikit sepat dibanding TC, partikel permukaan kulit lebih bening.
2. Kulit TC lebih lembut dan seperti lilin; Togo memiliki ketangguhan yang lebih kuat, kulit yang lebih kaku dan kuat.
3.TC sedikit lebih berat daripada Togo. Dari segi aroma: Secara pribadi, aroma kulit TC sedikit lebih ringan daripada Togo. (Saya suka aroma kulit asli) Pendengaran: Kedua bahan kulit ini memiliki ketahanan yang kuat, dan akan terdengar suara "dentuman" yang kuat saat diregangkan, menunjukkan vitalitas dan ketegangan aslinya.
Waktu posting: 01-Apr-2024